sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Data Center Indonesia Unggul di Biaya, Listrik Jadi Batu Sandungan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
17/09/2026 09:30 WIB
Industri data center Indonesia memiliki keunggulan biaya yang menarik, tetapi pertumbuhan kapasitas masih dibayangi persoalan ketersediaan listrik.
Data Center Indonesia Unggul di Biaya, Listrik Jadi Batu Sandungan. (Foto: Magnific)
Data Center Indonesia Unggul di Biaya, Listrik Jadi Batu Sandungan. (Foto: Magnific)

Namun, riset tersebut melihat peluang juga terbuka pada perusahaan penyedia infrastruktur yang berada di belakang pembangunan data center.

DMAS, misalnya, memiliki lahan dengan komitmen pasokan listrik sebesar 993 MVA. TOTL memiliki sekitar 39 persen proyek yang terkait dengan data center, sementara POWR berpotensi memperoleh manfaat dari pertumbuhan kebutuhan listrik berulang.

Di sisi konektivitas, KETR dan MORA memiliki eksposur terhadap pembangunan jaringan dengan kapasitas desain hingga 400 Tbps.

Dengan kata lain, pertumbuhan industri data center Indonesia tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya investasi yang masuk.

Kemampuan untuk menyediakan listrik tepat waktu, membangun konektivitas, dan mengubah kapasitas menjadi tenant akan menjadi penentu kapan investasi tersebut mulai menghasilkan imbal hasil. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement