Pengalihan tersebut dapat dilakukan melalui perdagangan di bursa maupun di luar bursa, serta melalui mekanisme lain yang diperkenankan oleh peraturan.
Sebelumnya, TPIA telah mengumumkan program buyback pada 19 Oktober 2026 dengan alokasi dana maksimal Rp1 triliun untuk membeli kembali hingga 800 juta saham atau 0,92 persen dari total saham yang diterbitkan. Program tersebut semula dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Namun, perseroan memutuskan menghentikan program sebelumnya pada penutupan sesi kedua perdagangan BEI pada 28 Oktober 2026.
Penghentian itu dilakukan karena TPIA akan menjalankan program buyback baru dengan periode dan alokasi dana yang berbeda.
Dalam keterbukaan informasi terkait penghentian program sebelumnya, perseroan menyatakan keputusan tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.