sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BYAN Jadi Penopang Utang Haji Isam ke Mandiri, tapi Ruang Amannya Dinilai Tipis

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
13/10/2026 09:25 WIB
Kemampuan PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam membayar utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dinilai lebih tepat dilihat dari arus kas dividen BYAN.
BYAN Jadi Penopang Utang Haji Isam ke Mandiri, tapi Ruang Amannya Dinilai Tipis. (Foto: Setkab RI)
BYAN Jadi Penopang Utang Haji Isam ke Mandiri, tapi Ruang Amannya Dinilai Tipis. (Foto: Setkab RI)

Dengan struktur tersebut, risiko BMRI akan lebih banyak bergeser dari risiko likuidasi agunan menjadi risiko siklus batu bara dan kebijakan dividen BYAN.

Menurut Mirae, risiko tersebut relatif lebih mudah dikelola bagi BMRI sebagai satu-satunya pemberi pinjaman.

Meski demikian, transaksi ini bukan menjadi alasan utama Mirae mempertahankan pandangan bearish terhadap BMRI.

Pandangan tersebut lebih banyak didorong oleh kondisi likuiditas dan permodalan bank yang dinilai ketat, tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) sebesar 94,4 persen pada delapan bulan 2026 dan capital adequacy ratio (CAR) bank-only sebesar 17,5 persen pada semester I 2026.

Mirae juga menyoroti kenaikan cost of credit (CoC), terutama terkait eksposur terhadap sektor konstruksi BUMN, di tengah rasio loan loss reserve (LLR) yang berada di sekitar 2,4 persen atau level terendah dalam catatan bank tersebut. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement