sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Variatif, Pasar Cermati Peluang Kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
04/11/2026 09:26 WIB
Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu (4/11), seiring investor mencermati hasil awal pemilu sela (midterm election) Amerika Serikat (AS).
Bursa Asia Variatif, Pasar Cermati Peluang Kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. (Foto: Reuters)
Bursa Asia Variatif, Pasar Cermati Peluang Kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. (Foto: Reuters)

IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu (4/11/2026), seiring investor mencermati hasil awal pemilu sela (midterm election) Amerika Serikat (AS) yang mengindikasikan peluang Partai Demokrat menguasai Kongres.

Kondisi tersebut juga memunculkan spekulasi mengenai potensi kebuntuan politik di Washington.

Bursa Korea Selatan memimpin penguatan di kawasan. Indeks Kospi melonjak 1,67 persen.

Sebaliknya, pasar saham Jepang bergerak melemah setelah kembali dibuka usai libur pada Selasa (3/11). Indeks Nikkei 225 turun 3,19 persen, sedangkan indeks Topix yang lebih luas terkoreksi 1,83 persen.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng mengindikasikan potensi penurunan 0,5 persen pada perdagangan di Hong Kong.

Di China, intervensi pemerintah Beijing turut menjadi perhatian pasar.

Wakil Perdana Menteri China He Lifeng pada Selasa (3/11) menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung lingkungan ekonomi Hong Kong yang bebas dan terbuka.

Pergerakan bursa Asia mengikuti dinamika di Wall Street.

Saham-saham AS menguat pada perdagangan Selasa seiring kembali bergairahnya perdagangan saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan di pasar berjangka (futures).

Kontrak Nasdaq 100 yang sempat naik hingga 0,7 persen berbalik turun 0,3 persen. Kontrak berjangka S&P 500 juga menghapus kenaikan yang sebelumnya mencapai 0,5 persen.

Investor tampaknya merespons penghitungan awal suara pemilu paruh waktu AS serta sinyal dari pasar prediksi yang mengarah pada kemenangan Partai Demokrat.

Jutaan warga AS memberikan suara pada Selasa dalam pemilihan yang akan menentukan partai mana yang menguasai Kongres.

Berdasarkan data Polymarket, peluang Partai Demokrat untuk menguasai DPR AS (House of Representatives) mencapai sekitar 98 persen. Sementara itu, peluang mereka merebut kendali Senat diperkirakan sekitar 88 persen.

Jika hasil tersebut terwujud, Partai Demokrat berpotensi menguasai kedua kamar Kongres AS. Kondisi ini dapat memicu kebuntuan politik dengan pemerintahan yang dipimpin Partai Republik. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement