IDXChannel - Canva mengumumkan akan melakukan pengurangan jumlah karyawan dan restrukturisasi operasional.
Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ini berdampak pada 1.271 pegawai, atau 22 persen dari total tenaga kerjanya.
Dilansir dari Investing pada Rabu (4/11/2026), langkah ini diambil seiring dengan melambatnya pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam satu dekade yang dialami oleh platform desain yang berbasis di Sydney tersebut.
Dalam sebuah catatan yang diunggah di situs web perusahaan, CEO Melanie Perkins menyatakan bahwa sebagian karyawan akan kehilangan pekerjaan mereka, sementara yang lain akan mengalami perubahan posisi.
Menurut Perkins, restrukturisasi ini bertujuan untuk menyederhanakan organisasi dengan menggabungkan tim-tim yang relatif serupa dan mengurangi spesialisasi yang terlalu mendetail.