Sentimen juga tertekan oleh risalah rapat Federal Reserve (The Fed) September.
Risalah tersebut menunjukkan seluruh 19 pejabat mendukung kenaikan suku bunga pada September, sementara mayoritas menilai kenaikan tambahan masih tepat dilakukan hingga akhir tahun.
Kondisi tersebut turut membebani saham teknologi yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga.
Di kawasan Asia lainnya, indeks KOSPI Korea Selatan turun 0,32 persen, memperpanjang pelemahan untuk hari ketiga berturut-turut.
Hang Seng Hong Kong melemah 0,35 persen, ASX 200 Australia tergerus 0,56 persen, sedangkan Straits Times Index (STI) Singapura merosot 2,39 persen.
Sementara itu, Shanghai Composite menjadi pengecualian dengan menguat 0,41 persen.