IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (8/10/2026), melanjutkan tekanan dari Wall Street setelah imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) melonjak ke level tertinggi dalam dua dekade.
Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi salah satu yang tertekan dengan penurunan 10,88 persen hingga pukul 09.04 WIB.
Indeks Topix juga melemah 1,42 persen. Keduanya memperpanjang penurunan untuk sesi kedua berturut-turut.
Mengutip Trading Economics, tekanan pasar datang setelah imbal hasil US Treasury 10 tahun naik ke 5,35 persen, level tertinggi sejak 2002.
Kenaikan tersebut memperbesar kekhawatiran investor terhadap tingginya biaya pendanaan dan ruang pelonggaran moneter yang semakin terbatas.