Menurut Mirae Asset Sekuritas, penguatan IHSG pada Jumat terjadi meskipun investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,62 triliun.
Kenaikan indeks pada Jumat ditopang penguatan saham-saham grup Sinarmas, termasuk PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang naik 9,45 persen dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat 6,16 persen.
Dengan demikian, net sell asing di pasar reguler sepanjang pekan mencapai Rp8,03 triliun.
Tekanan tersebut terjadi setelah MSCI pada 16 Oktober mengumumkan konsultasi mengenai kemungkinan penurunan klasifikasi Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi standalone market.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas menilai tekanan jual mulai mereda, tercermin dari histogram negatif MACD IHSG yang terus menyempit. Indikator Stochastic RSI juga bergerak menguat di area pivot.