Perusahaan tersebut akan menjamin pembelian saham baru yang tidak diambil oleh pemegang saham lainnya, dengan nilai penjaminan maksimum USD418 juta atau setara Rp7,4 triliun.
Rencana PMHMETD II ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 30 November 2026.
(DESI ANGRIANI)