Berdasarkan perhitungan Mirae Asset, BRMS perlu mempertahankan harga minimal Rp440 per saham agar memenuhi ambang batas tersebut. Namun, selama periode pengamatan 19-30 Oktober 2026, saham BRMS hanya ditutup di atas level tersebut pada satu dari 10 hari perdagangan.
Pada akhir periode pengamatan, harganya berada di Rp332, atau 24,5 persen di bawah ambang batas.
Sementara itu, BRPT memiliki ambang batas harga untuk bertahan di indeks MSCI Standard sebesar Rp1.290 per saham.
Saham tersebut ditutup di bawah level itu pada empat dari 10 hari pengamatan, termasuk pada hari terakhir setelah terkoreksi 7 persen ke Rp1.070.
Jika diturunkan dari indeks MSCI Standard, BRMS diperkirakan masih berpeluang masuk ke indeks MSCI Small Cap.