IDXChannel—Wisata mengamati burung menjadi bagian dari pencegahan perburuan hewan liar di kawasan lereng Gunung Arjuno. Wisata edukasi ini digagas oleh Profauna Indonesia bersama masyarakat lokal dengan menawarkan sensasi tantangan.
Di sini wisatawan diajak merasakan sensasi menelusuri hutan dan trekking di jalur di hutan dengan kategori sedang, atau jalur tak berat. Mereka menelusuri jalur-jalur hutan yang didominasi vegetasi pepohonan pinus, sambil membawa teropong binokular dan kamera khusus, untuk mengamati burung.
Made Astuti, salah satu wisatawan asal Jakarta, mengungkapkan ketertarikannya pada wisata mengamati burung karena ketertarikannya pada spesies tersebut. Dirinya bahkan sudah menggeluti dunia pengamatan burung sejak tahun 1996, di berbagai kawasan di Indonesia.
"Burung favorit bagi peserta birdwatching adalah kadalan birah dan elang jawa, karena selain ukurannya besar, warnanya juga menyolok,” kata Made Astuti (7/10/2026).
Ia bahkan mengajak anaknya untuk melihat burung di alam liar. Kegiatan ini disebutnya juga mampu memberikan edukasi kepada anak, melihat kondisi nyata satwa-satwa liar yang hidup di alam terbuka.