sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Ecotainment editor Cikal Bintang R
07/10/2026 06:58 WIB
Menpora mengapresiasi pencapaian kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berhasil melampaui target medali emas.
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (FOTO:Dok Ist)
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengapresiasi pencapaian kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berhasil melampaui target medali emas.

Indonesia mengakhiri ajang tersebut dengan raihan lima medali emas. Lima emas tersebut disumbangkan sejumlah cabang olahraga (cabor), yakni bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Dua emas bulu tangkis diraih melalui nomor beregu putra serta ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Sementara itu, Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan emas dari cabang angkat besi kelas 75kg putra.

Dua emas lainnya datang dari Desak Made Rita Kusuma Dewi di nomor speed putri panjat tebing dan Nurisa Dian Ashrifah dari panahan nomor compound.

Erick menilai pencapaian tersebut menjadi hal positif karena medali emas Indonesia berasal dari cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Namun, dia meminta persiapan untuk menghadapi ajang berikutnya segera dilakukan.

"Ya, melebihi target. Dan saya senang medali-medali itu dikumpulkan dari cabang-cabang Olimpiade. Ada panahan, ada bulu tangkis, angkat besi, lalu panjat tebing," kata Erick kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Jakarta Utara, Selasa (6/10/2026).

Erick mengatakan pemerintah akan mulai melakukan program persiapan untuk SEA Games 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028. Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana Pelatnas jangka panjang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Nah, ini yang kita minggu depan, saya sudah minta mulai refocusing buat Pelatnas SEA Games 2027 dan Olimpiade. Kita mulai sekarang. Karena sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) kami mau ada Pelatnas jangka panjang, jadi kita sudah mulai lagi," tutur Erick.

Di sisi lain, Erick menegaskan cabang olahraga yang tidak memenuhi target akan menjalani evaluasi. Pemerintah juga menyiapkan mekanisme 'rewards' dan 'punishment' berdasarkan target yang telah ditetapkan.

"Sama, ada rewards dan punishment. Karena sekarang semua anggaran itu spesifik sesuai dengan targetnya seperti apa," kata Erick.

Menteri berusia 56 tahun itu kemudian menyinggung cabang olahraga padel yang sebelumnya telah menjalankan pembiayaan secara mandiri. Menurutnya, kebijakan serupa dapat diterapkan kepada pihak yang tidak memenuhi target sesuai komitmen yang telah disampaikan.

"Padel kemarin mandiri. Jadi ya kalau memang yang janji (target) ya kita janjikan juga mandiri," katanya.
Saat ditanya apakah cabang olahraga yang gagal memenuhi target akan langsung diminta mandiri, Erick tidak memberikan jawaban secara gamblang. Dia menegaskan masih ada kesempatan yang diberikan kepada cabang olahraga untuk memperbaiki pencapaiannya.

"Ya enggak, yang berjanji, tidak menepatinya, kita juga menjanjikan untuk mandiri. Itu punishment-nya? Ya enggak seperti itu, kita beri kesempatan," kata dia.


(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement