Perluasan kategori tersebut membuka kesempatan bagi karyawan dari berbagai fungsi perusahaan untuk mengembangkan solusi, baik yang berkaitan langsung dengan proses produksi maupun pengelolaan bisnis.
Inalum juga melibatkan anak perusahaan, yakni PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dan PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), dalam penyelenggaraan TIS 2026. Salah satu rangkaian kegiatan dilakukan melalui TIS Goes to Borneo dengan penjurian inovasi di lingkungan PT BAI, Mempawah, Kalimantan Barat.
Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 12 karya terpilih mengikuti pameran poster inovasi. Sementara itu, delapan karya lainnya berkompetisi dalam Grand Final TIS 2026 yang diselenggarakan di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, pada 3 November 2026.
Sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, Inalum terus mendorong penerapan inovasi dalam kegiatan produksi maupun pengelolaan bisnis. Penguatan budaya perbaikan berkelanjutan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan sekaligus memperkuat daya saing industri aluminium nasional.
(Dhera Arizona)