Langkah selanjutnya, dikatakan Ivan, adalah melalui gasifikasi batu bara, yaitu dengan mengubah batu bara menjadi syngas yang bisa diproses lebih lanjut menjadi Dimetil Eter (DME).
Dalam hal ini, DME berfungsi sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), metanol, amonia untuk pupuk, hingga bahan baku industri petrokimia.
Sementara, dukungan teknologi bersih dapat dilakukan melalui dekarbonisasi dan penggunaan teknologi pembakaran.
Keduanya dapat diterapkan dengan CCS/CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) lewat penggunaan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yang bertujuan untuk menekan emisi gas rumah kaca.
Menggunakan teknologi pembakaran yang lebih efisien dan ramah lingkungan pada fasilitas industri dan pembangkit listrik juga merupakan alternatif yang dapat dilakukan.