sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg

Economics editor Nia Deviyana
28/10/2026 20:02 WIB
Harga singkong di tingkat petani yang sebelumnya anjlok hingga Rp700 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp3.000 per kilogram.
Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg. Foto: iNews Media Group.
Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg. Foto: iNews Media Group.

Rencana ekspor dalam bentuk mocaf menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi singkong nasional. Singkong tidak cukup hanya dipasarkan sebagai komoditas mentah, tetapi perlu diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, daya saing, dan peluang pasar lebih luas. Melalui pengolahan tersebut, potensi ekonomi singkong dapat dikembangkan melampaui penjualan hasil panen langsung.

Hilirisasi juga berpeluang memperkuat hubungan antara petani, industri pengolahan, dan pasar ekspor. Ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan, standar mutu produk, kapasitas produksi, serta kepastian penyerapan hasil panen menjadi faktor penting agar industri mocaf berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Dengan berkembangnya industri pengolahan, permintaan terhadap singkong lokal diharapkan semakin kuat. Kondisi ini dapat membuka peluang pasar yang lebih stabil bagi petani, mendorong peningkatan produktivitas, serta memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja di wilayah sentra produksi.

Pemerintah berharap penguatan pasar domestik yang diikuti pengembangan industri hilir dan perluasan ekspor dapat menciptakan ekosistem usaha singkong yang lebih sehat. Dengan demikian, penghentian impor tidak hanya melindungi petani dari tekanan harga, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun daya saing komoditas singkong Indonesia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement