sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg

Economics editor Nia Deviyana
28/10/2026 20:02 WIB
Harga singkong di tingkat petani yang sebelumnya anjlok hingga Rp700 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp3.000 per kilogram.
Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg. Foto: iNews Media Group.
Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg. Foto: iNews Media Group.

Menurut Amran, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan ruang bagi hasil produksi petani dalam negeri agar terserap pasar dengan harga yang lebih menguntungkan. Dengan berkurangnya tekanan dari produk impor, petani diharapkan memperoleh kepastian usaha yang lebih baik sehingga memiliki insentif untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi.

Perbaikan harga juga terlihat di sentra produksi singkong Lampung. Berdasarkan laporan yang diterima Mentan Amran, harga singkong di daerah tersebut telah mencapai sekitar Rp3.000 per kilogram. Bahkan, saat berdialog dengan petani di Pringsewu, Minggu (25/10/2026), Amran menerima laporan harga singkong di tingkat petani mencapai Rp3.050 per kilogram.

“Kesimpulannya, petani diuntungkan. Petani untung, mereka berproduksi,” kata dia.

Pemerintah tidak ingin perbaikan harga singkong berhenti pada perlindungan pasar domestik. Amran menyampaikan bahwa peluang ekspor tengah disiapkan dan diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat. Produk yang akan diekspor berupa mocaf, yakni tepung berbahan dasar singkong yang diproses melalui modifikasi karakteristik tepung untuk menghasilkan produk dengan fungsi dan kegunaan yang lebih luas.

“Bahkan minggu depan, insyaallah, ekspor ke luar negeri. Dari yang sebelumnya banyak impor, dalam waktu singkat kita berharap bisa menjadi ekspor,” kata Amran.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement