Reda menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan agenda pembangunan desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Mari bersama-sama menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya Asta Cita keempat dan keenam, membangun dari desa, dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," ujarnya.
Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan pendekatan pemberdayaan yang selama ini dijalankan PNM melalui program Mekaar. Menurutnya, pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan dan kapasitas nasabah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
"Melalui pertemuan kelompok mingguan kami juga menghadirkan pendampingan dan edukasi, termasuk literasi keuangan, agar perempuan prasejahtera mampu mengelola usahanya dengan lebih baik. Kami berharap semangat pemberdayaan ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan di desa," ungkapnya.
Kesamaan fokus terhadap pemberdayaan perempuan juga menjadi kekuatan tersendiri dalam kerja sama ini. PNM melalui program Mekaar mendampingi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.