sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Diminta Waspada, Tekanan Ekonomi Bakal Makin Terasa di Triwulan IV-2026

Economics editor Taufan Sukma Abdi Putra
04/11/2026 21:09 WIB
Prasasti memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026 di sekitar 5,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pemerintah Diminta Waspada, Tekanan Ekonomi Bakal Makin Terasa di Triwulan IV-2026 (foto: iNews Media Group)
Pemerintah Diminta Waspada, Tekanan Ekonomi Bakal Makin Terasa di Triwulan IV-2026 (foto: iNews Media Group)

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata hampir USD92 per barel pada Januari–September 2026, jauh di atas asumsi APBN yang sebesar USD70.

Bagi Burhanuddin, dampaknya baru akan mulai terasa pada Oktober, di mana kelompok transportasi, terutama bensin, menyumbang 0,59 poin persentase inflasi tahunan.

"Imbasnya merambat ke neraca eksternal. Defisit transaksi berjalan yang melebar pada triwulan II dan rupiah di kisaran Rp18.000 per dolar AS membuat kebijakan harus memprioritaskan stabilitas makroekonomi," ujar Burhanuddin.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan 100 basis poin menjadi 5,75 persen sepanjang tahun ini.

Dalam situasi tersebut, Burhanuddin menilai bahwa fungsi suku bunga pada dasarnya telah bergeser, bukan lagi sekadar alat pendorong pertumbuhan, melainkan juga sekaligus menjadi jangkar kepercayaan.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8
Advertisement
Advertisement