Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto menyebut Toyota telah memproduksi model BEV bZ4X di Indonesia dan tengah menyiapkan model BEV lain yang sesuai dengan kebutuhan pasar domestik.
Sarmuji juga mendorong Toyota meningkatkan ekspor, baik dari sisi volume, variasi model, maupun negara tujuan. Salah satu pasar yang disorot adalah Australia.
"Australia masih banyak mendapatkan pasokan kendaraan dari negara tetangga, padahal secara geografis Indonesia lebih dekat. Kita juga sudah memiliki perjanjian kerja sama ekonomi dengan Australia yang seharusnya dapat meningkatkan daya saing produk otomotif Indonesia," kata dia.
Ia secara khusus menyoroti peluang produksi kendaraan double cabin untuk memenuhi kebutuhan pasar Australia.
"Kami menyarankan agar kendaraan double cabin juga dapat diproduksi di Indonesia. Kalau memang diperlukan perbaikan ekosistem industrinya, pemerintah siap mendukung agar peluang ekspor tersebut bisa dimanfaatkan," katanya.