sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menperin Bidik Kontribusi Sektor Manufaktur Tembus 25 Persen terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Economics editor Rohman Wibowo
12/10/2026 13:50 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap mengembalikan sektor manufaktur sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Kementerian Perindustrian siap mengembalikan sektor manufaktur sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Dok. Kemenperin)
Kementerian Perindustrian siap mengembalikan sektor manufaktur sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Dok. Kemenperin)

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap mengembalikan sektor manufaktur sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi nasional. Laju ekspansi sektor industri ditargetkan mampu melampaui pertumbuhan ekonomi makro dalam beberapa tahun ke depan.

Menteri Perindustrian, Sarmuji mengatakan, pihaknya menargetkan kontribusi sektor manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) dari kisaran 19 persen saat ini menjadi di atas 20 persen, bahkan menembus rentang 21-25 persen. Untuk merealisasikan target itu, Kemenperin terus memperkokoh ekosistem usaha agar sektor pengolahan dapat melaju lebih cepat.

"Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri lebih tinggi lagi, melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah sebenarnya yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi," katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (12/10/2026).

Sarmuji memaparkan bahwa lompatan kontribusi industri sangat penting dalam memperkuat postur perekonomian, menciptakan nilai tambah komoditas di dalam negeri, sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

"Kita ingin industri kita bangkit kembali. Jangan sampai industri kita layu sebelum mencapai puncaknya," ujarnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement