sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Optimalkan Produksi Panas Bumi, PGEO Lakukan Pengeboran 5 Sumur Sepanjang 2026

Economics editor Nia Deviyana
12/10/2026 12:14 WIB
Sepanjang 2026, PGE telah melakukan pengeboran sebanyak lima sumur di tiga wilayah operasional.
Optimalkan Produksi Panas Bumi, PGEO Lakukan Pengeboran 5 Sumur Sepanjang 2026. Foto: iNews Media Group.
Optimalkan Produksi Panas Bumi, PGEO Lakukan Pengeboran 5 Sumur Sepanjang 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (PGEO) secara intensif melakukan pengeboran di sejumlah wilayah operasional untuk mengoptimalkan pengembangan aset panas bumi. Pengeboran menjadi salah satu langkah konkret PGE dalam mengembangkan pemanfaatan energi panas bumi, baik untuk membuka potensi kapasitas baru maupun mengoptimalkan aset yang telah beroperasi.

“Pengeboran sumur penopang produksi (make-up well). Langkah ini merupakan bagian dari strategi kami untuk memastikan aset panas bumi dapat memberikan manfaat secara optimal dalam jangka panjang,” ujar Direktur Utama PGE Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

Sepanjang 2026, PGE telah melakukan pengeboran sebanyak lima sumur di tiga wilayah operasional, yang mencakup pengeboran eksplorasi maupun make-up well. Kegiatan pengeboran sumur eksplorasi dilakukan melalui sumur GTG-B.1 yang sudah diselesaikan proses pengeborannya pada 09 Juni 2026 diproyek Gunung Tiga.

Sementara itu, pengeboran sumur make-up well yaitu LMB 19-3 di Lumut Balai yang sudah diselesaikan proses pengeborannya pada 03 September 2026 dan Sumur LMB-19.4 yang mulai dibor (spud in) pada 17 September 2026 dengan target kedalaman 2.500 meter sebagai bagian dari pengembangan potensi Lumut Balai Unit 3 yang ditargetkan berkapasitas 55 megawatt (MW). 

Pada Wilayah Ulubelu, Tanggamus, Lampung dilakukan pengeboran make-up well melalui Sumur UBL-T.1 yang mulai dibor (spud in) pada 17 September 2026. Di Area Lahendong, Sulawesi Utara, pengeboran dilakukan melalui Sumur TPS-P1.2 di Tompaso yang mulai dibor (spud in) pada 22 September 2026 dengan target kedalaman sekitar 2.300 meter dan potensi sekitar 8 MW.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement