sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar

Economics editor Anggie Ariesta
11/10/2026 17:05 WIB
Kemenkeu menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengamankan pembiayaan APBN 2026, di antaranya penerbitan SBN valas dan lokal serta pinjaman.
Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar. (Foto: Arif Julianto/iNews Media Group)
Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar. (Foto: Arif Julianto/iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengamankan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga penutupan tahun anggaran 2026.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Suminto mengatakan, pemerintah membuka opsi penerbitan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) dengan mengukur tingkat volatilitas dan dinamika pasar keuangan global secara cermat.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenkeu saat ini tengah merampungkan seluruh dokumentasi hukum serta skema transaksi yang dibutuhkan. Di samping itu, pemerintah mengantongi opsi penarikan pinjaman program dari mitra bilateral dan multilateral senilai USD1,8 miliar yang siap dieksekusi pada kuartal IV-2026.

Pada pasar domestik, Kemenkeu mengagendakan 12 kali lelang Surat Berharga Negara (SBN) reguler sepanjang kuartal IV-2026, yang terbagi atas enam kali lelang Surat Utang Negara (SUN) dan enam kali lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

"Kita masih memiliki jadwal 12 kali lelang SBN reguler setiap hari Selasa, jadi enam kali lelang SUN dan enam kali lelang SBSN di kuartal keempat," kata Suminto dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (9/10/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement