sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar

Economics editor Anggie Ariesta
11/10/2026 17:05 WIB
Kemenkeu menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengamankan pembiayaan APBN 2026, di antaranya penerbitan SBN valas dan lokal serta pinjaman.
Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar. (Foto: Arif Julianto/iNews Media Group)
Kemenkeu Amankan Pembiayaan APBN 2026: Andalkan SBN hingga Opsi Pinjaman USD1,8 Miliar. (Foto: Arif Julianto/iNews Media Group)

Selain lelang reguler, Kemenkeu menyiapkan dua kali penerbitan SBN ritel untuk investor domestik, yakni instrumen konvensional Saving Bond Ritel (SBR015) dan instrumen syariah Sukuk Tabungan (ST017).

Optimalisasi pembiayaan domestik ini sejalan dengan masih tingginya minat pemodal luar negeri.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menambahkan bahwa instrumen SBN menjadi daya tarik utama yang memicu aliran dana masuk investor asing (capital inflow) hingga menyentuh Rp131,1 triliun secara tahun berjalan (year-to-date) per September 2026.

Tren positif tersebut terus berlanjut hingga pekan pertama Oktober 2026.

"Inflow-nya ini disebabkan utamanya melalui SBN. SBN sudah menjadi lebih atraktif dan kemudian bisa mengundang inflow Rp36,7 triliun, termasuk selama 6 hari di bulan Oktober hampir Rp8 triliun," kata Suahasil.

Secara kumulatif, realisasi pembiayaan utang neto APBN yang bersumber dari SBN dan pinjaman telah mencapai Rp494,3 triliun per 30 September 2026.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement