Zulkifli mencontohkan harga tabung elpiji bersubsidi yang dibeli masyarakat dapat mencapai Rp23.000 per tabung ukuran 3 kilogram, sedangkan harga yang disebutnya dapat dijangkau masyarakat berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp18.500 per tabung elpiji bersubsidi.
“Kenapa mahal? Panjang rantai pasoknya. Maka di sini tiap desa kan ada koperasi,” katanya.
Dia menyebut total anggaran pembangunan koperasi beserta sarana pendukungnya mencapai sekitar Rp3 miliar per unit. Anggaran tersebut mencakup gedung, satu truk, satu mobil pikap, dua kendaraan roda tiga, serta perlengkapan operasional lainnya.
(Nur Ichsan Yuniarto)