Sementara itu, CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengungkapkan Krista InterFood dirancang sebagai platform yang mempertemukan pelaku industri sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis. Untuk mendukung tujuan tersebut, penyelenggara menghadirkan lebih dari 40 program, mulai dari kompetisi, seminar, talkshow, lokakarya, hingga business matching.
Dengan banyaknya program yang ada dalam pameran, industri kecil dan menengah (IKM) pangan diharapkan dapat memperluas akses pemasaran dengan bertemu distributor, pembeli profesional, dan mitra industri berskala lebih besar.
“Pameran makanan dan minuman ini merupakan ekosistem terbesar di Indonesia. Kami berharap Krista Interfood menjadi ikon industri pangan Indonesia sekaligus showcase industri pangan nasional ke depan,” ujar Daud
Sekadar informasi, pameran ini berlangsung mulai 4 November 2026 yang menghadirkan sekitar 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM, dari 16 negara, dengan partisipasi Paviliun Thailand, Amerika Serikat (USA), dan China.
(Nur Ichsan Yuniarto)