Lini kendaraan ramah lingkungan Hyundai juga menunjukkan performa kuat. PALISADE Hybrid memimpin segmen SUV E–F secara nasional dengan pangsa pasar mencapai 37,8 persen secara YTM September 2026. Sedangkan di segmen SUV D, SANTA FE Hybrid mencetak pertumbuhan penjualan sebesar 31,8 persen (YoY) pada kuartal III-2026.
“Di tengah kondisi pasar yang menantang, kami tetap konsisten dengan strategi balanced powertrain untuk masuk lebih dalam ke pasar otomotif Indonesia. Kinerja Januari hingga September 2026 menunjukkan bahwa langkah yang tepat dan responsif terhadap kondisi pasar, seperti penyesuaian harga STARGAZER Cartenz, terbukti efektif,” tutur Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto.
Selain memperkuat lini ICE dan hibrida, Hyundai menegaskan komitmennya di segmen kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) melalui kehadiran NEIRA, SUV listrik tujuh penumpang tiga baris yang dirancang khusus sesuai karakter konsumen Indonesia.
Langkah ini sejalan dengan hasil riset konsumen yang menempatkan Hyundai sebagai salah satu pilihan BEV teratas di kalangan generasi milenial dan Gen Z dengan tingkat preferensi 46 persen.
“Sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia sejak 2020, kami juga ingin memperkuat kepemimpinan di segmen EV melalui NEIRA yang dirancang sesuai karakter konsumen Indonesia. Seiring hadirnya produk-produk baru, kami terus memperluas jaringan dan kehadiran, termasuk melalui GAW 2026, agar Hyundai semakin dekat dengan pelanggan,” pungkas Frans.