Sementara berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi memimpin pertumbuhan dengan kenaikan mencapai 22,18 persen (yoy). Adapun segmen kredit UMKM melanjutkan tren positif dengan tumbuh 2,38 persen (yoy).
Dari sisi kepemilikan bank, penyaluran kredit oleh kelompok bank BUMN mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 16,41 persen (yoy).
Di segmen pembiayaan digital, kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mencapai Rp31,41 triliun per Agustus 2026. Nilai tersebut setara dengan 0,34 persen dari total pembiayaan perbankan.
Secara tahunan, penyaluran BNPL tumbuh 29,10 persen (yoy), meskipun sedikit melambat dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh 31,22 persen (yoy). Dari sisi basis nasabah, jumlah akun pengguna BNPL terus meningkat menjadi 34 juta rekening, dari posisi Juli 2026 sebanyak 33,50 juta rekening.
Sementara itu, dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,94 persen (yoy) menjadi Rp10.413 triliun. Komponen deposito mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,10 persen (yoy), diikuti giro sebesar 9,82 persen (yoy) dan tabungan sebesar 9,56 persen (yoy).