Pertumbuhan tersebut diikuti perbaikan komposisi pendanaan, dengan dana murah perbankan syariah meningkat 12,6 persen menjadi Rp25,58 triliun. Rasio CASA juga menguat menjadi 70,8 persen dari 62,2 persen pada September 2025.
Sejalan dengan perkembangan bisnis tersebut, laba sebelum pajak UUS tumbuh 29,4 persen YoY menjadi Rp668 miliar.
Di luar bisnis perbankan, sejumlah entitas anak Maybank Indonesia juga membukukan pertumbuhan kinerja.
PT Maybank Indonesia Finance mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp573 miliar, meningkat 32,9 persen YoY, dengan total pembiayaan tumbuh 16,4 persen menjadi Rp8,64 triliun.
Sementara itu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance membukukan laba sebelum pajak Rp219 miliar, tumbuh 70,5 persen YoY, dengan total pembiayaan meningkat 4,0 persen menjadi Rp6,78 triliun.