Karin lebih lanjut menekankan pentingnya pembenahan edukasi dan literasi keuangan. Bencana alam, kata dia, terbukti memberi guncangan perekonomian yang berat bagi keluarga terdampak, mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga terhentinya mata pencaharian.
"Banyak masyarakat yang terdampak dari pekerjaannya apapun itu di lokasi masing-masing. Itu sangat berpengaruh kepada rencana-rencana yang mungkin awalnya sudah dimiliki oleh berbagai keluarga. Banyak pekerjaan yang tidak lagi ada sekarang karena kerusakan-kerusakan. Tempat tinggal yang harusnya itu bisa melindungi keluarga belum tentu masih ada sekarang," tuturnya.
Karin menggarisbawahi bahwa kepemilikan asuransi jiwa dan kesehatan berfungsi penting sebagai instrumen jaring pengaman finansial saat risiko tak terduga datang menghampiri.
"Kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghentikan kejadian seperti ini. Tapi apa yang kita dilakukan adalah menyiapkan keadaan finansial kita sehingga kejadian, bisa terbantu oleh polis asuransi untuk menjadi bumper (pengaman)," katanya.
(Rahmat Fiansyah)