"PIHK memiliki kedekatan dengan calon jamaah dan memahami kebutuhan mereka secara langsung. Karena itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman layanan haji yang lebih terintegrasi, memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci," lanjut Erwan.
Melalui kerja sama ini, BSI menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem haji nasional serta mendampingi masyarakat Indonesia di setiap tahap perjalanan menuju ibadah haji, sekaligus memperluas akses terhadap layanan syariah yang memberikan nilai tambah dan manfaat berkelanjutan bagi calon jamaah.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki posisi strategis dalam ekosistem haji nasional. Saat ini BSI merupakan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dengan pangsa penerimaan setoran haji reguler terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 83 persen.
Sementara pada segmen haji khusus, BSI menguasai pangsa sekitar 35,40 persen. Bagi BSI, penguatan ekosistem haji merupakan bagian dari komitmen untuk semakin dekat dengan kebutuhan spiritual dan finansial masyarakat Indonesia.
Dengan dukungan layanan perbankan syariah yang komprehensif serta jaringan mitra yang terus berkembang, BSI ingin memastikan bahwa perjalanan menuju Tanah Suci dapat dipersiapkan dengan lebih baik, lebih terarah, dan lebih pasti. (Febrina Ratna Iskana)