sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BSI (BRIS) Dorong Industri Halal Tembus Pasar Global

Syariah editor Anggie Ariesta
24/09/2026 00:05 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) terus mengoptimalkan potensi besar industri halal global dengan menggelar BSI International Expo 2026.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus mengoptimalkan potensi besar industri halal melalui BSI International Expo 2026. (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus mengoptimalkan potensi besar industri halal melalui BSI International Expo 2026. (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) terus mengoptimalkan potensi besar industri halal lokal dengan menggelar BSI International Expo 2026. Ajang ini difungsikan untuk memperluas akses pasar serta mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar mampu bersaing di kancah internasional.

Senior Executive Vice President (SEVP) Consumer Product Solution BSI sekaligus Project Leader BSI International Expo 2026, Wawan Setiawan mengatakan bahwa Indonesia memiliki momentum besar untuk menjadi pemain utama industri halal dunia. Hal tersebut perlu dipacu mengingat kontribusi ekspor produk halal nasional masih perlu ditingkatkan di tengah besarnya populasi Muslim domestik.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan industri halal global. Karena itu, sebagai bank syariah BSI ingin mengambil peran lebih dari sekadar menyediakan layanan keuangan, tetapi menjadi penghubung antara pelaku usaha dengan pembiayaan, teknologi, transaksi, jaringan bisnis, dan akses pasar," ujar Wawan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Mengutip data State of the Global Islamic Economy Report (SGIE) 2025/2026, belanja konsumen Muslim global pada enam sektor utama ekonomi syariah mencatatkan nilai sebesar USD2,60 triliun pada 2024, dengan pertumbuhan rata-rata 6,5 persen per tahun. Nilai konsumsi tersebut diproyeksikan melonjak hingga USD3,56 triliun pada 2029, yang mencakup sektor makanan halal, pariwisata, farmasi, kosmetik, media dan rekreasi, hingga keuangan syariah.

Wawan menilai potensi tersebut menjadi peluang emas bagi Indonesia yang ditopang oleh basis pasar domestik sebanyak 290 juta jiwa, di mana 87,14 persen di antaranya beragama Islam. Dari sisi demografi, struktur penduduk juga didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z sebesar 51 persen serta 69,3 persen usia produktif yang menjadi pilar konsumsi rumah tangga nasional.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement