E-Bus Hub turut dilengkapi Knowledge Hub yang memuat berbagai studi, kebijakan, serta peraturan terkait bus listrik di Indonesia. Dengan begitu, pengguna tidak hanya mendapatkan gambaran teknis dan perhitungan biaya, tetapi juga referensi untuk memahami aspek kebijakan dalam penerapannya.
Gonggom mengatakan pengembangan platform ini berangkat dari kebutuhan yang kerap disampaikan pemerintah daerah selama ITDP bekerja mendorong percepatan adopsi bus listrik dalam lima tahun terakhir.
Ia berharap akses informasi yang lebih terbuka dapat membantu pemerintah daerah mengambil keputusan berdasarkan data dan perencanaan yang lebih matang.
Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Muhiz Thohir mengatakan pengembangan E-Bus Hub menjadi salah satu dari tiga agenda kerja sama Kemenhub dan ITDP sejak 2023.
Dua agenda lainnya adalah pembaruan peta jalan elektrifikasi angkutan umum perkotaan serta penyusunan landasan hukum nasional untuk mendukung penerapan bus listrik.