sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemnaker Imbau Warga Waspada Penipuan BSU, Jangan Berikan NIK dan Klik Tautan Palsu

News editor Binti Mufarida
25/10/2026 19:03 WIB
Penipuan ini kerap menyasar pekerja agar mengakses tautan tertentu atau memberikan data pribadi termasuk Nomor Induk Kependudukan.
Kemnaker Imbau Warga Waspada Penipuan BSU, Jangan Berikan NIK dan Klik Tautan Palsu
Kemnaker Imbau Warga Waspada Penipuan BSU, Jangan Berikan NIK dan Klik Tautan Palsu

IDXChannel - Pemerintah meminta masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi pemerintah.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatakan penipuan ini kerap menyasar pekerja agar mengakses tautan tertentu atau memberikan data pribadi termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada pihak yang tidak terverifikasi.

“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemnaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujar Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, dikutip Minggu (25/10/2026).

Indah menjelaskan, penipuan berkedok BSU ini kerap dilakukan melalui pesan berantai WhatsApp atau pesan langsung (direct message/DM) yang menyertakan tautan palsu yang meminta data pribadi atau menjanjikan pencairan BSU melalui mekanisme yang tidak jelas.

Kemnaker juga menegaskan pencantuman logo Kemnaker pada pesan atau situs tertentu tidak menjamin keaslian informasi tersebut. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk hanya mengakses informasi resmi mengenai BSU melalui kanal komunikasi Kemnaker dan laman bsu.kemnaker.go.id.

“Apabila laman tersebut belum dapat diakses, pekerja diminta menunggu pengumuman resmi dan tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi,” katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement