Afriansyah mengatakan, pemerintah akan terus mengedepankan dialog dalam menyerap aspirasi pekerja, baik melalui komunikasi langsung maupun forum hubungan industrial seperti mekanisme bipartit dan tripartit.
"Dengan keberadaan tokoh perwakilan buruh dalam pemerintahan, saluran komunikasi harusnya terbangun secara tepat," katanya.
Dia berharap penguatan jalur komunikasi tersebut dapat membuat aspirasi pekerja tersampaikan secara efektif dan menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan ketenagakerjaan nasional.
(Dhera Arizona)