Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengatakan negosiasi berjalan dengan baik dan Iran menginginkan kesepakatan. Namun, Ia juga memperbarui ancaman serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Trump belum memutuskan apakah akan melancarkan serangan baru dan bahwa penyelesaian diplomatik masih mungkin.
Tuntutan Teheran termasuk pencabutan sanksi, pencairan dana yang dibekukan, pemulihan sanksi minyak, dan pengakuan kendali Iran atas Selat Hormuz.
Iran juga menginginkan pengurangan kehadiran militer AS di Timur Tengah, serta penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.
Upaya diplomatik ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya potensi pertempuran baru. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memerintahkan para petinggi militer untuk bersiap menghadapi serangan baru AS-Israel. Para pejabat Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan yang lebih luas. (Wahyu Dwi Anggoro)