"Itu tidak akan berhasil. Kita tidak akan mundur," kata Hegseth.
Sementara itu, Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS juga menepis laporan mengenai kemungkinan Rubio akan mundur menyusul kekalahan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu minggu ini. Mereka menyebut kabar tersebut sebagai berita palsu.
Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance sama-sama menyalahkan perang di Iran sebagai penyebab kekalahan Partai Republik, yang mengakibatkan Partai Demokrat kini memegang kendali penuh atas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun Senat. (Wahyu Dwi Anggoro)