"Penanganan bencana lainnya, revitalisasi telah menjangkau 747 dari 749 sekolah sasaran atau 99,73 persen. Pemerintah mengalokasikan Rp1,4 triliun untuk memulihkan layanan pendidikan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," katanya.
Dalam bidang digitalisasi, kata dia, Kemendikdasmen juga menyediakan akses listrik bagi 2.389 sekolah, internet bagi 8.152 sekolah, dan pendampingan pemanfaatan PID bagi 126.097 sekolah.
Dia menjelaskan, dalam peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga September 2026, penyaluran tunjangan guru dan tenaga kependidikan non-ASN mencapai Rp16,64 triliun untuk 890.280 penerima.
"Tunjangan Profesi Guru (TPG) non-ASN menjadi Rp2 juta dan insentif menjadi Rp400 ribu per bulan," kata Abdul.