sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DPR Soroti Krisis Air Bersih di Berbagai Daerah, Minta Pemerintah Intervensi Penanggulangan

News editor Achmad Al Fiqri
01/10/2026 10:23 WIB
Selain di Sikka (NTT), krisis air juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
DPR Soroti Krisis Air Bersih di Berbagai Daerah, Minta Pemerintah Intervensi Penanggulangan. (Foto: Istimewa)
DPR Soroti Krisis Air Bersih di Berbagai Daerah, Minta Pemerintah Intervensi Penanggulangan. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Ketua DPR Puan Maharani menyoroti krisis air bersih yang meluas di berbagai daerah akibat kemarau panjang. Dia meminta pemerintah memperkuat penanggulangan krisis air ini, termasuk peningkatan infrastruktur di daerah rawan.

“Ketahanan air di Indonesia tengah diuji dengan banyaknya daerah yang mengalami krisis air dan kekeringan akibat kemarau panjang. Pemerintah mengintervensi penanggulangan untuk membantu masyarakat terdampak,” kata Puan dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (1/10/2026).

Krisis air bersih meluas di berbagai daerah. Seperti di Desa Tuanggeo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana krisis air telah berlangsung selama sekitar tiga pekan dan membuat warga terpaksa mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Salah satu upaya yang dilakukan warga Sikka yakni memanfaatkan air yang keluar dari batang pisang. Air yang diperoleh dari batang pisang tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak. Namun, air tersebut memiliki rasa yang kurang enak karena terasa sepat dan sedikit pahit.

Selain di Sikka, krisis air juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Di Trenggalek, krisis air bersih terjadi di 51 desa yang tersebar di 12 kecamatan dengan 27.786 jiwa terdampak.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement