Dirinya menekankan bahwa kebutuhan investasi menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan. Oleh karenanya, PAM Jaya terus mendorong revitalisasi jaringan perpipaan sekaligus mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW).
"Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra strategis," katanya.
Kehadiran PAM JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling untuk kebutuhan data center. Sebab BUMD DKI Jakarta ini berupaya agar mampu mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri berbasis teknologi dan infrastruktur digital.
"Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus ditempatkan di bagian paling fundamental," ujar Arief.
Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan. Sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi yang terus berkembang.