“Insyaallah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC untuk dumikron, nah ya. Kemudian teknologi coSAT ya, kemudian teknologi dry ice. Nah dry ice kan sudah, sudah dipakai ya di lapangan, sudah beberapa hari ini,” ujar Arif.
Pada kesempatan itu, Arif menegaskan bahwa saat ini BRIN telah melakukan kolaborasi dengan TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempercepat uji coba sejumlah teknologi baru dalam penanganan karhutla.
“Jadi saya yakin, insyaallah kolaborasi kita dengan TNI AU, dengan BNPB, dan juga dengan BMKG ini, serta Kemenhub. Saya, insyaallah besok juga akan ada pertemuan dengan Menhub ya, untuk mempercepat proses ini juga,” paparnya.
(Febrina Ratna Iskana)