IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan dry ice selama dua hari berturut-turut. Langkah ini diambil untuk mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di langit Sumatera Selatan (Sumsel).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, penerbangan pesawat OMC diberangkatkan dari Bandara Raden Inten II, Bandar Lampung, Lampung. BNPB merilis total bahan dry ice digunakan selama dua hari sebanyak 2,4 ton.
“OMC yang berlangsung dua hari tersebut dilakukan dengan 3 sorti dengan total jam terbang selama 7 jam 3 menit,” ungkap Berton dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2026).
Sorti pertama, pesawat BNPB menyemai bahan dry ice di sekitar Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Total bahan semai yang dilakukan pada pagi hingga siang hari itu sebanyak 800 kg.
Hasil pantauan setelah penyemaian, data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pada pukul 13.00 WIB mencatat jarak padang berada pada 1.000 m. Beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 14.30 WIB, jarak pandang meningkat di bandara tersebut dari 1.500 m sampai dengan 2.000 m.
Berton menjelaskan bahwa secara teori penyemaian dry ice pada lapisan atmosfer mengalami inversi atau kondisi di mana lapisan udara di atas lebih hangat daripada lapisan udara di bawahnya.
“Ini akan berpotensi mempengaruhi struktur lapisan tersebut sehingga mendorong terjadinya pelemahan lapisan udara,” katanya.
“Terbukanya atau melemahnya lapisan udara di atmosfer tersebut diharapkan tidak hanya dapat membantu mengurangi kepekatan kabut asap di lapisan permukaan sehingga berpeluang meningkatkan jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II,” lajut Berton.
Sedangkan setelah sorti kedua, kata Berton, jarak pandang cenderung stabil di 2.800 m dan mengalami peningkatan 2 jam setelahnya menjadi 3.000 m dan cenderung stabil hingga pukul 20.30 WIB.
Kondisi tersebut tentunya mendorong situasi yang kondusif untuk aktivitas penerbangan setempat.
“Namun demikian, langkah OMC dengan bahan dry ice ini perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaannya atau ada faktor lain yang menyebabkan jarak pandang yang semakin baik,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)