sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Rebound dari Pekan Terburuk Sejak Juni, Nasdaq Melonjak 1,1 Persen

Market news editor Febrina Ratna Iskana
20/10/2026 06:21 WIB
Wall Street ditutup menguat pada Senin (19/10/2026), pulih setelah aksi jual tajam pada sektor AI yang menyebabkan kinerja mingguan terburuk sejak akhir Juni.
Wall Street Rebound dari Pekan Terburuk Sejak Juni, Nasdaq Melonjak 1,1 Persen. (Foto: AP Photo)
Wall Street Rebound dari Pekan Terburuk Sejak Juni, Nasdaq Melonjak 1,1 Persen. (Foto: AP Photo)

Sementara itu, saham-saham sektor chip menjadi salah satu yang paling terdampak. Indeks Semikonduktor Philadelphia (Philadelphia Semiconductor Index) mencatatkan penurunan selama delapan sesi berturut-turut hingga Jumat—rentetan penurunan terpanjang sejak Oktober 2008.

"Pengembangan infrastruktur AI saat ini tidak lagi kebal terhadap suku bunga. Pendanaannya kini semakin bergantung pada peningkatan utang dan penerbitan ekuitas, alih-alih menggunakan arus kas bebas dari segelintir perusahaan saja. Realitas ini mulai tercermin pada harga obligasi yang diterbitkan oleh banyak perusahaan pembangun infrastruktur AI dalam beberapa minggu terakhir," ujar Chief Investment Officer di Northwestern Mutual Wealth Management, Brent Schutte.

"Peringatan paling jelas datang dari CoreWeave," katanya, seraya menambahkan bahwa aksi jual obligasi perusahaan neocloud tersebut menandakan bahwa para pemberi pinjaman "menuntut kompensasi yang jauh lebih besar atas risiko dalam mendanai pengembangan infrastruktur AI."

Menurut Schutte, hal itu menjadi penting karena investasi terkait AI telah memberikan dukungan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi AS belakangan ini, sementara kenaikan pasar yang dipicu oleh lonjakan AI turut meningkatkan kekayaan rumah tangga serta belanja konsumen.

Laporan mengenai melambatnya pertumbuhan pendapatan di Anthropic, salah satu laboratorium terdepan dalam pengembangan AI, turut memperburuk sentimen pasar pekan lalu.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement