sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Melemah Akibat Tekanan dari Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Treasury

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
18/09/2026 21:50 WIB
Indeks-indeks utama Wall Street dibuka turun pada perdagangan Jumat (18/9/2026).
Wall Street Melemah Akibat Tekanan dari Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Treasury. (Foto Istimewa)
Wall Street Melemah Akibat Tekanan dari Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Treasury. (Foto Istimewa)

Investor juga meninjau kembali prospek permintaan kecerdasan buatan (AI) pekan ini setelah para eksekutif puncak industri mendesak adanya perlambatan dalam pengembangan teknologi tersebut. Namun, belum ada kejelasan mengenai seperti apa bentuk perlambatan yang dimaksud.

Persaingan untuk supremasi AI diperkirakan akan mewarnai pertemuan pekan depan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington.

Mengingat musim laporan keuangan perusahaan baru akan tiba bulan depan, komentar dari para eksekutif puncak industri dalam berbagai konferensi pekan ini memberikan gambaran awal kepada pasar mengenai kondisi kesehatan perusahaan sekaligus turut membentuk sentimen pasar.

"Kuatnya pertumbuhan laba S&P 500 belakangan ini telah memicu kekhawatiran investor bahwa pasar sedang berada dalam kondisi 'gelembung laba' (earnings bubble)," ujar Kepala Strategi Ekuitas AS di Goldman Sachs, Ben Snider.

"Meskipun memang ada faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kondisi 'laba berlebih' (over-earning) saat ini, skenario dasar kami memperkirakan pertumbuhan laba S&P 500 akan melambat, namun tidak akan anjlok, dalam beberapa tahun mendatang," kata dia.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement