IDXChannel—PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), berkomitmen mendorong kesiapan finansial bagi industri kreatif, khususnya perfilman, melalui integrasi tata kelola berbasis teknologi. Hal ini merupakan upaya perluasan akses layanan keuangan inklusif ke rantai industri perfilman.
Dengan menggandeng JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival), sebagai hub yang menghubungkan ekosistem perfilman nasional, langkah ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi ekonomi kreatif di Indonesia.
Besarnya nilai ekonomi industri film tidak otomatis membuat pekerja di balik produksinya memiliki profil keuangan yang bankable.
Persoalan yang dihadapi pekerja film bukanlah ketersediaan layanan keuangan, melainkan karakter kerja yang belum sepenuhnya dapat diukur secara presisi untuk menilai risiko dan kelayakan pembiayaan/kredit.
Persoalan itu menjadi perhatian dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi PT Bank Amar Indonesia Tbk bersama JAFF Market dan asosiasi profesi film, yakni Indonesian Film Director Club (IFDC), Penulis Indonesia untuk Layar Lebar (PILAR), Indonesian Film Editor (INAFEd), Indonesian Cinematographers Society (ICS), dan Asosiasi Casting Indonesia (ACI).