sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Lesu, Investor Khawatirkan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
15/09/2026 21:41 WIB
Indeks-indeks utama Wall Street bergerak turun tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (15/9/2026).
Wall Street Lesu, Investor Khawatirkan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah. (Foto Istimewa)
Wall Street Lesu, Investor Khawatirkan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Indeks-indeks utama Wall Street bergerak turun tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (15/9/2026). Ini terjadi akibat tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury), serta ketidakpastian prospek permintaan AI yang membuat investor bersikap menahan diri.

Dilansir dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 313,32 poin atau 0,60 persen menjadi 52.107,88, indeks S&P 500 melemah 10,36 poin atau 0,14 persen ke level 7.609,62, dan indeks Nasdaq Composite merosot 31,97 poin atau 0,11 persen menjadi 26.156,71.

Saham perusahaan pembuat chip justru menguat pada pembukaan hari ini, di mana Nvidia naik lebih dari 1 persen. Padahal, pada kemarin, paling terdampak oleh aksi jual.

Namun, sentimen terhadap saham-saham teknologi raksasa lainnya beragam, di mana Alphabet, Microsoft, dan Apple masing-masing turun kurang dari 1 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement