Dari sisi efisiensi, rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional yang tercermin dalam cost-to-income ratio (CIR) BBCA membaik menjadi 29,3 persen pada semester I-2026.
Profitabilitas yang tinggi juga ditopang leverage relatif moderat, sekitar 6 kali, serta kebijakan penyaluran kredit yang hati-hati.
Selain itu, rasio cadangan kerugian kredit terhadap kredit bermasalah dan eksposur kredit yang relevan, yang dalam riset disebut loan-loss reserve ratio (LLR), berada di kisaran 3 persen.
Sucor Sekuritas menilai kombinasi efisiensi, kualitas aset, dan pencadangan tersebut dapat membantu meredam volatilitas laba sepanjang siklus kredit.
Meski demikian, Edward memperkirakan pertumbuhan kredit BBCA melambat menjadi 5-6 persen seiring melemahnya permintaan kredit.