sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
21/10/2026 10:03 WIB
Bank Central Asia (BBCA) dinilai masih menjadi pilihan saham perbankan defensif di tengah tekanan siklus kredit, salah satunya berkat profitabilitas tinggi.
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)

Keunggulan utama BBCA terletak pada kemampuan menghimpun dana murah melalui ekosistem transaksi perbankan yang kuat.

Rasio dana murah atau current account saving account (CASA) BBCA mencapai 84,3 persen pada semester I-2026, ketika sejumlah bank pesaing justru menghadapi tekanan pada penghimpunan dana murah.

Di sisi lain, rasio loan to deposit ratio (LDR) BBCA berada di kisaran 80 persen, termasuk yang terendah di antara bank-bank besar.

Kondisi ini memberikan ruang likuiditas yang memadai untuk mendukung penyaluran kredit tanpa harus terlibat dalam persaingan dana pihak ketiga secara agresif.

Sucor Sekuritas menilai kombinasi dana murah dan likuiditas tersebut dapat membantu melindungi net interest margin (NIM) BBCA sekaligus memberikan fleksibilitas ketika permintaan kredit melemah.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement