Pada Rabu (7/10/2026), transaksi negosiasi BYAN tercatat mencapai sekitar Rp26,10 triliun dengan volume 10,084 miliar saham pada harga Rp2.588 per saham.
Volume tersebut sama persis dengan jumlah saham yang akan diakuisisi oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik pengusaha Haji Isam.
Dalam keterbukaan informasi pada 6 Oktober 2026, BYAN mengungkapkan bahwa Jhonlin Baratama menambah jumlah saham yang akan diakuisisi menjadi 10.084.088.370 saham, dari sebelumnya 10.000.000.500 saham.
Perubahan tersebut tertuang dalam perubahan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) yang ditandatangani pada 1 Oktober 2026.
Meski demikian, transaksi negosiasi pada 14 Oktober ini memiliki nilai dan harga rata-rata yang berbeda dari transaksi jumbo pada pekan sebelumnya.