IDXChannel – Wall Street dibuka dengan pergerakan yang minim perubahan hingga variatif pada Selasa (13/10/2026), saat investor mencermati pelemahan di sektor teknologi dan gelombang laporan keuangan perusahaan-perusahaan utama, terutama hasil kuartalan dari bank-bank terbesar Wall Street.
Pada pukul 09.32 ET, indeks acuan S&P 500 turun 0,1 persen ke level 7.800,90 poin, sementara indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,4 persen ke level 27.116,08 poin. Indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 0,8 persen ke level 52.268,66 poin.
Indeks-indeks utama AS berakhir variatif pada Senin, di mana para pelaku pasar mempertimbangkan kekhawatiran seputar perdagangan terkait kecerdasan buatan (AI), lonjakan harga minyak, serta angka penjualan yang mengecewakan dari raksasa barang mewah LVMH.
Produsen chip AS menghadapi tekanan khusus di awal pekan perdagangan, dengan indeks yang melacak kinerja industri tersebut turun 2,7 persen. Penurunan ini sebagian dipicu oleh laporan mengenai kemajuan yang dicapai perusahaan China, ChangXin Memory Technologies; hal ini memicu kekhawatiran bahwa kesenjangan dalam perlombaan AI antara perusahaan AS dan pesaing mereka dari China mungkin kian menyempit.
"Topik pembicaraan utama pagi ini adalah sektor teknologi, seiring perdebatan investor mengenai alasan mengapa kelompok saham ini mencatatkan kinerja buruk dalam beberapa sesi terakhir," ungkap analis Vital Knowledge dalam sebuah catatan dikutip dari Investing, Selasa (13/10/2026).