sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Tertekan ke Rp18.027 Dibayangi Isu MSCI dan Sentimen Global

Market news editor Rohman Wibowo
16/10/2026 17:18 WIB
Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan kekhawatiran terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Rupiah Tertekan ke Rp18.027 Dibayangi Isu MSCI dan Sentimen Global   (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Tertekan ke Rp18.027 Dibayangi Isu MSCI dan Sentimen Global (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 89 poin ke Rp18.027 per USD pada perdagangan Jumat (16/10/2026) dari posisi sebelumnya Rp17.938 per dolar AS. 

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan kekhawatiran terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market.

Dari eksternal, pelaku pasar mencermati sinyal kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed). Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed San Francisco Mary Daly dan Gubernur Michelle Bowman, menyampaikan bahwa kenaikan suku bunga dalam waktu dekat mungkin belum diperlukan.

"Secara sentimen eksternal, para pejabat Federal Reserve, yang dipimpin oleh Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, dan Gubernur Michelle Bowman, menyatakan bahwa kenaikan suku bunga dalam waktu dekat mungkin belum diperlukan," kata Ibrahim dalam analisisnya, Jumat (16/10/2026).

Menurut Ibrahim, pasar juga menanti petunjuk kebijakan moneter dari Ketua The Fed Kevin Warsh dalam pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok, menjelang rapat kebijakan moneter The Fed pada akhir bulan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement